close

Si DUDUT | category: Indonesia Punya

home

Si DUDUT

si-dudut.blogspot.com

Mobil Esemka

Mobil Esemka - Sekarang menjadi berita diseluruh kalangan negeri. Mobil rakitan anak bangsa tepatnya anak smk surakarta. Sampai para pejabat dan politikus ikut antri memesan mobil ini. Mobil ini sebenarkan sudah di rakit sejak tahun 2009 oleh smk di surakarta semenjak mobil esemka menjadi mobil dinas bupati surakarta, mobil ini menjadi banyak di perbincangkan orang di berita, di media masa, ataupun di internet.

untuk Harga Mobil Esemka di perkirakan 120 juta jika itu nanti terus di produksi secara besar besaran, karena banyak orang yang rela antri ingin merasakan karya anak negeri.

Ternyata Model Mobil Esemka tidak dibuat cuma satu, ada 4 model yang di ciptakan.

Pertama, di beri nama Esemka Rajawali dengan jenis SUV, dengan tampilan ini semakin banyak orang berminat untuk membelinya, karena tampilan yang keren kayak mobil mewah yang sudah keluar selama ini.


 
Mobil Esemka

  
Kedua, diberi nama Esemka Digdaya, yang di buat oleh smk singosari malang kenapa dinamakan digdaya karena diperuntukkan untuk pick up yang bisa mengangkut banyak beban. Memiliki mesin berkapasitas 1.500 cc, 1.800 cc, 2.000 cc dan 2.200 cc. Untuk mobil ini di perkirakan harganya sekitar Rp. 90 - 100 juta




 
Mobil Esemka

 
Ketiga, diberi nama Esemka Zhangaro di ciptakan oleh smk negeri 10 malang. Modelnya mirip mobil yang sudah keluar duluan kayak suzuki dan mitsubisi


Mobil Esemka



Keempat, diberi nama Esemka Hatchback. mesin esemka 1.5i multi injection. dan masih meniru beberapa bentuk mobil yang sudah laris di pasaran.

Mobil Esemka




Mungkin jika anda berminat anda bisa datang dan memesan untuk merasakan bagaimana nyamannya mobil karya anak bangsa

Spesifikasi dan Harga Suzuki Nex

Spesifikasi dan Harga Suzuki NexSpesifikasi dan Harga Suzuki Nex- Sepertinya Suzuki tidak ingin keduluan oleh pabrik motor yang lain untuk meluncurkan produk baru di tahun 2012 ini. Suzuki Nex adalah motor Metic yang memiliki kekuatan 113 cc. Memiliki body yang ramping dan pilihan warna yang keren, tidak lupa dengan 2 stripping yang bagus. Pihak suzuki seperti ingin membidik pasar indonesia, karena metic sekarang mendominasi motor di indonesia, karena dipakai banyak kalangan. Suzuki Nex di klain memiliki performa yang bagus diantara semua motor matic dan irit dan enak untuk bergaya. Berikut ini Spesifikasi Suzuki Nex 



DIMENSI        
Panjang     mm     1.850
Lebar     mm     665
Tinggi     mm     1.035
Jarak sumbu     mm     1.235
Jarak pijak     mm     135
Tinggi jok     mm     735
Berat kosong     kg     87
                     
MESIN        
Jenis         4 langkah, 1 silinder
Sistem katup         SOHC, 2 valve
Diameter Langkah     mm     51,0 x 55,2
Isi silinder     cm3     113
Ratio kompresi         9.4
Tenaga maksimum     ps/rpm     9,4/8800
Torsi Maksimum     Nm/rpm     8,7/6.500
Sistem bahan bakar         Karburator(BS22)
Sistem pengapian         CDI
Sistem starter         Elektrik dan engkol
Transmisi         CVT/V-belt
Kapasitas tangki     L     3.5
                         
RANGKA        
Suspensi Depan         Teleskopik, per ulir, Peredam Oli
Suspensi Belakang         Tipe lengan ayun, per ulir, Peredam Oli
Rem Depan         Cakram
Rem Belakang         Tromol
Roda depan         70/90 - 14 M/C 34 P
Roda belakang         80/90 - 14 M/C 46 P
Velg         Casting Wheel
                    
SISTEM LISTRIK        
Aki         12V (3,0 Ah) / 10 HR
Lampu depan     watt     12V 32W/32Wx1

Harga : Rp.12.000.000


Spesifikasi dan Harga Suzuki Nex
Spesifikasi dan Harga Suzuki Nex

Spesifikasi dan Harga Suzuki Nex

Spesifikasi dan Harga Suzuki Nex

Spesifikasi dan Harga Suzuki Nex

Spesifikasi dan Harga Suzuki Nex

Spesifikasi dan Harga Suzuki Nex

Spesifikasi dan Harga Suzuki Nex

Spesifikasi dan Harga Suzuki Nex

Spesifikasi dan Harga Suzuki Nex

Spesifikasi dan Harga Suzuki Nex
sumber : suzuki.co.id

Uang Baru 2011

Uang Baru 2011Uang Baru 2011 -  Bank Indonesia (BI) telah membuat desain baru untuk Uang dengan pecahan Rp 20.000 tahun emisi (TE) 2004, Rp 50.000 TE 2005, dan Rp 100.000 TE 2004, akan diedarkan ke seluruh Indonesia pada Senin, 31 Oktober 2011.

"Besok sudah bisa diterima masyarakat lewat bank. Kami sudah drop ke bank-bank," kata juru bicara BI, Difi A Johansyah, Minggu (30/10/2011). Sebelumnya, BI memperkenalkan desain baru uang kertas ketiga pecahan di atas pada Jumat.

Perubahan desain baru ketiga pecahan itu dalam rangka meningkatkan perlindungan dari upaya pemalsuan dan mengoptimalkan fungsi elemen desain agar lebih memudahkan masyarakat mengenali keaslian uang Rupiah.

Dengan pengeluaran dan pengedaran ketiga uang kertas desain baru tersebut, diharapkan masyarakat akan dapat lebih cepat mengenali keaslian uang rupiah dengan adanya penambahan unsur pengaman yang dapat dikenali tanpa menggunakan alat bantu. Di samping itu, diharapkan pula dapat meningkatkan perlindungan dari upaya-upaya pemalsuan uang karena kemajuan dalam teknologi cetak.

Kendati uang desain baru itu akan diluncurkan, uang kertas pecahan lama, yakni Rp 20.000 TE 2004, Rp 50.000 TE 2005, dan Rp100.000 TE 2004 desain lama masih tetap berlaku sebagai alat pembayaran yang sah sepanjang belum dicabut dan ditarik dari peredaran oleh Bank Indonesia.

Sumber

Artikel menarik untuk di baca : Adira Asuransi Kendaraan Terbaik Indonesia

======================================================================

Brazilian Jiu Jitsu

Brazilian Jiu JitsuBrazilian Jiu Jitsu - Everyone has their own life. And different places and different environmental conditions vary. For that we need to keep ourselves safe and our lives are not disturbed by other people. How do I?, One of them by taking a course martial arts, to keep ourselves safe. Because the world is now more violent, crime rates are already rampant and disturbing the community. For those of you who live in Brazil, where martial arts are good at Brazilian Jiu Jitsu, it is where you can be a reliable self-defense courses, with a powerful master who will teach you tricks that deadly stance or lock. One is the Jiu Jitsu Boise, you will be explain in detail how to initiate steps to learn martial arts until you can succeed. Brazilian Jiu Jitsu are well known and many of its members. If you are still confused you can go to the website and learn the video, you would be interested to follow the course of martial arts there. Good luck hopefully you can reliably self-defense

Taman Laut Terbesar di Indonesia

Taman Laut Terbesar di Indonesia - Indonesia memang negara yang indah. Pulau yang banyak dan wisata yang indah. Inilah kecantikan Raja Ampat yang mulai termasyhur itu. Terdiri dari 1500 pulau dan atoll, serta empat pulau besar, Raja Ampat menyimpan terumbu karang terlengkap di dunia. Belum lagi perairannya. Dengan air sebening kaca, dari tebing dengan ketinggian 100 meter, ikan-ikan di bawahnya pun bisa terlihat jelas.

Raja Ampat pun menjadi rumah bagi berbagai spesies burung cendrawasih, maleo, nuri, kakatua serta beragam anggrek.

Menyelam adalah aktivitas favorit bagi mereka yang pergi menuju taman laut terbesar di Indonesia ini. Lihatlah foto-foto keindahan Raja Ampat di bawah ini:

Taman Laut Terbesar di Indonesia

Taman Laut Terbesar di Indonesia

Taman Laut Terbesar di Indonesia

Taman Laut Terbesar di Indonesia

Taman Laut Terbesar di Indonesia

Taman Laut Terbesar di Indonesia

Jam kenangan kenangan dari Jerman untuk Bukittinggi

Jam kenangan kenangan dari Jerman untuk Bukittinggi -Penjajahan Belanda di Indonesia meninggalkan jejaknya di Bukittinggi. Kenang-kenangan itu berupa Jam Gadang yang menjadi ciri khas kota.

Jam ini dibangun pada 1926, sebagai hadiah dari Ratu Belanda kepada sekretaris kota. Hingga kini menara Jam Gadang masih menjadi bangunan tertinggi di Bukittinggi.

Jam kenangan kenangan dari Jerman untuk Bukittinggi

Jam Gadang dilengkapi lonceng besar di bagian atasnya. Di lonceng itu tertera pabrik pembuat jam: “Vortmann Relinghausen, I.W Germany”. Vortman adalah nama belakang pembuat jam ini, Benhard Vortmann. Recklinghausen adalah nama kota tempat mesin jam diproduksi di Jerman pada 1892.

Karena uniknya mesin jam ini, tidak ada montir yang bisa memperbaiki. “Jadi kalau rusak atau macet, kami perbaiki sendiri,” kata Yusrizal, satu dari empat petugas penjaga jam.Para penjaga tak pernah belajar memperbaiki mesin jam secara formal. Pengetahuan teknis mengenai jam ini diajarkan secara turun-temurun dan terbukti berhasil karena kerusakan kecil pada jam selalu berhasil diperbaiki oleh mereka.





“Kecuali saat gempa tahun 2007. Bandul jam sempat patah dan harus diganti,” kata Andre, petugas jaga yang lain. Gempa di Padang tahun 2010 juga membuat dinding menara retak, namun tak merusak mesin jam.

Andre dan Yusrizal sedang bertugas jaga siang, bergantian dengan dua orang petugas yang akan berjaga pada malam hari. Empat orang itulah yang melakukan seluruh pemeliharaan. Mereka bertugas merawat jam, menjaga keamanan, hingga menyapu lantai. Kecuali telah mendapatkan izin, pengunjung dilarang memasuki bagian dalam menara.

Bagian dalam menara terdiri dari beberapa tingkat. Tingkat paling atas adalah tempat penyimpanan lonceng. Mesin jam dan permukaan jam terletak pada satu tingkat di bawah. Menaiki tangga kecil ke atas cukup menguras tenaga. Tetapi perjuangan menaiki anak tangga itu tentunya terbayar.




Mesin jam yang keahlian memperbaikinya dipelajari secara turun-temurun. Foto: Famega Syavira

Dari atas menara, tampaklah kota yang dikeliligi tiga gunung: Singgalang, Merapi dan Sago.

Jam Gadang menjadi pusat penanda kota Bukittinggi. Acara-acara kota biasanya diselenggarakan di lapangan dekat menara ini. Salah satunya sebagai titik dimulainya etape ke-4 Tour de Singkarak pada 9 Juni 2011.



Tempat ini juga menjadi ruang interaksi favorit warga. Pada hari kerja pun lapangan di sekitar Jam Gadang tampak ramai. Anak-anak berlarian dan bermain dengan gelembung sabun, sementara orangtua mereka duduk-duduk di keteduhan. Sebuah ruang publik gratis yang seharusnya ada di setiap kota di Indonesia

sumber

Relief Misterius di Kaki Borobudur

Relief Misterius di Kaki BorobudurRelief Misterius di Kaki Borobudur - Dibangun pada masa Raja Samaratungga dari Wangsa Syailendra pada tahun 824, Borobudur terdiri dari 1460 panel relief dan 504 stupa. Namun, panel yang selama ini terlihat ternyata belum lengkap. Ada panel-panel yang sengaja ditimbun tanah karena reliefnya dianggap vulgar dan cabul. Panel-panel itu terletak di bagian paling bawah, yang disebut Kamadhatu.

Bagian fondasi tersembunyi itu terdiri dari 160 relief adegan Sutra Karmawibhangga atau hukum sebab-akibat. Panel-panel itu menggambarkan perbuatan yang mengikuti hawa nafsu manusia, semisal: bergosip, membunuh, menyiksa dan memerkosa. Juga ada adegan-adegan seks dalam berbagai posisi.

Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial Universitas Indonesia, Edi Sedyawati mengemukakan, relief Karmawibhangga itu menggambarkan kehidupan masyarakat saat candi itu dibangun.

Ada sejumlah pendapat mengapa relief ini ditimbun. Bisa jadi karena kurang pantas dipertontonkan ke publik, tapi ada pula yang menduga penutupan ini semata-mata demi kestabilan posisi candi — agar tidak amblas.

Terlepas dari perdebatan itu, keseluruhan relief di Borobudur mencerminkan ajaran Budha Mahayana: semakin ke atas semakin mencapai kesempurnaan. Bagian paling bawah atau Kamadhatu menggambarkan perilaku penuh angkara murka dan hawa nafsu yang menyebabkan seseorang masuk neraka jahanam.

Bagian tengah (terdiri dari empat tingkat) dinamakan Rapadhatu, tempat manusia dibebaskan dari nafsu dan hal-hal duniawi. Sedangkan bagian teratas — termasuk tiga teras melingkar yang mengarah ke pusat kubah—disebut Arupadhatu, tempat para dewa bersemayam atau nirwana.

Keberadaan Borobudur sesungguhnya telah diketahui penduduk lokal di abad ke-18. Sempat tertimbun material Gunung Merapi, candi ini lalu ditemukan kembali oleh Sir Stanford Raffles pada 1814. Selanjutnya, pada 1885, arkeolog JW Yzerman mendokumentasi dan merekam reliefnya. Saat itulah, timnya menemukan relief tersembunyi di bagian paling bawah.

Sekitar tahun 1890-1891, bagian yang tertutup itu dibuka seluruhnya oleh fotografer Kasiyan Chepas untuk dipotret satu per satu. Batu bervolume 13000 meter kubik ini diangkat, lalu dikembalikan lagi ke posisi semula.  Hingga hari ini, bagian itu ditimbun tanah sehingga tak seorangpun bisa melihat. Ada tiga panel di bagian tenggara candi yang terbuka--diduga karena proses penutupan kembali yang tak sempurna.

Hasil bidikan Chepas kemudian dibukukan pada 1931. Buku aslinya kini ada di Museum Nasional, Jakarta. Sedangkan klise asli disimpan di Museum Tropen, Amsterdam karena statusnya milik Pemerintah Belanda. Pemerintah Indonesia memiliki replika seluruh foto itu.

sumber : http://id.custom.yahoo.com/paling-indonesia/jalanjalan-kuliner-artikel/article-relief-misterius-di-kaki-borobudur-74

Legenda Bukit Kelam " Batu Terbesar di Dunia ada di Indonesia "

Legenda Bukit Kelam " Batu Terbesar di Dunia ada di Indonesia " - Indonesia memang negara yang indah dengan berbagai tempat pariwisata atau tempat yang indah untuk di kunjungi . Bukit Kelam adalah salah satu keindahan yang di miliki oleh indonesia  . Bukit Kelam, menurut penglihatanku ini adalah sebuah batu besar, sebesar rumah-kah? Tidak, ini lebih besar kok. Namanya bukit, ya kurang lebih segede bukit-lah. Kontruksi batu ini juga hanya terdiri dari satu batu lho, jadi bukan terdiri dari banyak batu. Saking besarnya, kata temanku orang Dayak yang asli orang Sintang, pernah ada organisasi dunia yang menilai bahwa ini adalah batu terbesar di dunia. 

Legenda Bukit Kelam

Bukit Kelam merupakan salah satu obyek wisata alam yang eksotis di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Indonesia. Bukit yang telah menjadi Kawasan Hutan Wisata ini memiliki panorama alam yang memesona, yaitu berupa pemandangan air terjun, gua alam yang dihuni oleh ribuan kelelawar, dan sebuah tebing terjal setinggi kurang lebih 600 meter yang ditumbuhi pepohonan di kaki dan puncaknya. Dibalik pesona dan eksotisme Bukit Kelam, tersimpan sebuah cerita yang cukup menarik. Konon, Bukit Kelam dulunya merupakan sebuah rantau. Namun, karena terjadi suatu peristiwa, maka kemudian rantau itu menjelma menjadi Bukit Kelam. Bagaimana kisahnya sehingga rantau itu menjelma menjadi bukit yang indah dan memesona? 

Berikut ini cerita legendanya.

 
Alkisah,di Negeri Sintang, Kalimantan Barat, Indonesia, hiduplah dua orang pemimpin dari keturunan dewa yang memiliki kesaktian tinggi, namun keduanya memiliki sifat yang berbeda. Yang pertama bernama Sebeji atau dikenal dengan Bujang Beji. Ia memiliki sifat suka merusak, pendengki dan serakah. Tidak seorang pun yang boleh memiliki ilmu, apalagi melebihi kesaktiannya. Oleh karena itu, ia kurang disukai oleh masyarakat sekitar, sehingga sedikit pengikutnya. Sementara seorang lainnya bernama Temenggung Marubai. Sifatnya justru kebalikan dari sifat
Bujang Beji. Ia memiliki sifat suka menolong, berhati mulia, dan rendah hati. Kedua pemimpin tersebut bermata pencaharian utama menangkap ikan, di samping juga berladang dan berkebun.

Bujang Beji beserta pengikutnya menguasai sungai di Simpang Kapuas, sedangkan Temenggung Marubai menguasai sungai di Simpang Melawi. Ikan di sungai Simpang Melawi beraneka ragam jenis dan jumlahnya lebih banyak dibandingkan sungai di Simpang Kapuas. Tidak heran jika setiap hari Temenggung Marubai selalu mendapat hasil tangkapan yang lebih banyak dibandingkan dengan Bujang Beji.

Temenggung Marubai menangkap ikan di sungai Simpang Melawi dengan menggunakan bubu (perangkap ikan) raksasa dari batang bambu dan menutup sebagian arus sungai dengan batu-batu, sehingga dengan mudah ikan-ikan terperangkap masuk ke dalam bubunya. Ikan-ikan tersebut kemudian dipilihnya, hanya ikan besar saja yang diambil, sedangkan ikan-ikan yang masih kecil dilepaskannya kembali ke dalam sungai sampai ikan tersebut menjadi besar untuk ditangkap kembali. Dengan cara demikian, ikan-ikan di sungai di Simpang Melawi tidak akan pernah habis dan terus berkembang
biak.

Legenda Bukit Kelam

Mengetahui hal tersebut, Bujang Beji pun menjadi iri hati terhadap Temenggung Marubai. Oleh karena tidak mau kalah, Bujang Beji pun pergi menangkap ikan di sungai di Simpang Kapuas dengan cara menuba . Dengan cara itu, ia pun mendapatkan hasil tangkapan yang lebih banyak. Pada awalnya, ikan yang diperoleh Bujang Beji dapat melebihi hasil tangkapan Temenggung Marubai. Namun, ia tidak menyadari bahwa menangkap ikan dengan cara menuba lambat laun akan memusnahkan ikan di sungai Simpang Kapuas, karena tidak hanya ikan besar saja yang tertangkap, tetapi ikan kecil juga ikut mati. Akibatnya, semakin hari hasil tangkapannya pun semakin sedikit, sedangkan Temenggung Marubai tetap memperoleh hasil tangkapan yang melimpah. Hal itu membuat Bujang Beji semakin dengki dan iri hati kepada Temenggung Marubai.

Wah, gawat jika keadaan ini terus dibiarkan!? gumam Bujang Beji dengan
geram.

Sejenak ia merenung untuk mencari cara agar ikan-ikan yang ada di kawasan Sungai Melawi habis. Setelah beberapa lama berpikir, ia pun menemukan sebuah cara yang paling baik, yakni menutup aliran Sungai Melawi dengan batu besar pada hulu Sungai Melawi. Dengan demikian, Sungai Melawi akan terbendung dan ikan-ikan akan menetap di hulu sungai. Setelah memikirkan masak-masak, Bujang Beji pun memutuskan untuk
mengangkat puncak Bukit Batu di Nanga Silat, Kabupaten Kapuas Hulu. Dengan kesaktiannya yang tinggi, ia pun memikul puncak Bukit Batu yang besar itu. Oleh karena jarak antara Bukit Batu dengan hulu Sungai Melawi cukup jauh, ia mengikat puncak bukit itu dengan tujuh lembar daun ilalang.

Di tengah perjalanan menuju hulu Sungai Melawi, tiba-tiba Bujang Beji mendengar suara perempuan sedang menertawakannya. Rupanya, tanpa disadari, dewi-dewi di Kayangan telah mengawasi tingkah lakunya. Saat akan sampai di persimpangan Kapuas-Melawi, ia menoleh ke atas. Namun, belum sempat melihat wajah dewi-dewi yang sedang menertawakannya, tiba-tiba kakinya menginjak duri yang beracun.  

Aduuuhhh... !? jerit Bujang Beji sambil berjingkrat-jingkrat menahan
rasa sakit.

Seketika itu pula tujuh lembar daun ilalang yang digunakan untuk mengikat puncak bukit terputus. Akibatnya, puncak bukit batu terjatuh dan tenggelam di sebuah rantau  yang disebut Jetak. Dengan geram, Bujang Beji segera menatap wajah dewi-dewi yang masih menertawakannya.

Awas, kalian! Tunggu saja pembalasanku!? gertak Bujang Beji kepada dewi-dewi tersebut sambil menghentakkan kakinya yang terkena duri beracun ke salah satu bukit di sekitarnya.

Enyahlah kau duri brengsek!? seru Bujang Beji dengan perasaan marah.

Legenda Bukit Kelam

Setelah itu, ia segera mengangkat sebuah bukit yang bentuknya memanjang  untuk digunakan mencongkel puncak Bukit Batu yang terbenam di rantau (Jetak) itu. Namun, Bukit Batu itu sudah melekat pada Jetak, sehingga bukit panjang yang digunakan mencongkel itu patah menjadi dua. Akhirnya, Bujang Beji gagal memindahkan puncak Bukit Batu dari Nanga Silat untuk menutup hulu Sungai Melawi. Ia sangat marah dan berniat untuk membalas dendam kepada dewi-dewi yang telah menertawakannya itu.

Legenda Bukit Kelam

Bujang Beji kemudian menanam pohon kumpang mambu > yang akan digunakan sebagai jalan untuk mencapai Kayangan dan membinasakan para dewi yang telah menggagalkan rencananya itu. Dalam waktu beberapa hari, pohon itu tumbuh dengan subur dan tinggi menjulang ke angkasa. Puncaknya tidak tampak jika dipandang dengan mata kepala dari bawah.

Legenda Bukit Kelam

Sebelum memanjat pohon kumpang mambu, Bujang Keji melakukan  upacara sesajian adat yang disebut dengan Bedarak Begelak, yaitu memberikan makan kepada seluruh binatang dan roh jahat di sekitarnya agar tidak menghalangi niatnya dan berharap dapat membantunya sampai ke kayangan untuk membinasakan dewi-dewi tersebut.

Legenda Bukit Kelam

Namun, dalam upacara tersebut ada beberapa binatang yang terlupakan oleh Bujang Beji, sehingga tidak dapat menikmati sesajiannya. Binatang itu adalah kawanan sampok (Rayap) dan beruang. Mereka sangat marah dan murka, karena merasa diremehkan oleh Bujang Beji. Mereka kemudian bermusyawarah untuk mufakat bagaimana cara menggagalkan niat Bujang Beji agar tidak mencapai kayangan.

Apa yang harus kita lakukan, Raja Beruang?? tanya Raja Sampok kepada
Raja Beruang dalam pertemuan itu.

Kita robohkan pohon kumpang mambu itu,? jawab Raja Beruang.

Bagaimana caranya?? tanya Raja Sampok penasaran.

Kita beramai-ramai menggerogoti akar pohon itu ketika Bujang Beji
sedang memanjatnya,? jelas Raja Beruang.

Legenda Bukit Kelam

Seluruh peserta rapat, baik dari pihak sampok maupun beruang, setuju
dengan pendapat Raja Beruang.

Legenda Bukit Kelam

Keesokan harinya, ketika Bujang Beji memanjat pohon itu, mereka pun berdatangan menggerogoti akar pohon itu. Oleh karena jumlah mereka sangat banyak, pohon kumpang mambu yang besar dan tinggi itu pun mulai goyah. Pada saat Bujang Beji akan mencapai kayangan, tiba-tiba terdengar suara keras yang teramat dahsyat.


Kretak... Kretak... Kretak... !!!?

Beberapa saat kemudian, pohon Kumpang Mambu setinggi langit itu pun roboh bersama dengan Bujang Beji.

Tolooong... ! Tolooong.... !? terdengar suara Bujang Beji menjerit
meminta tolong.

Pohon tinggi itu terhempas di hulu sungai Kapuas Hulu, tepatnya di Danau Luar dan Danau Belidak. Bujang Beji yang ikut terhempas bersama pohon itu mati seketika. Maka gagallah usaha Bujang Beji membinasakan dewi-dewi di kayangan, sedangkan Temenggung Marubai terhindar dari bencana yang telah direncanakan oleh Bujang Beji.

Legenda Bukit Kelam

Menurut cerita, tubuh Bujang Beji dibagi-bagi oleh masyarakat di sekitarnya untuk dijadikan jimat kesaktian. Sementara puncak bukit Nanga Silat yang terlepas dari pikulan Bujang Beji menjelma menjadi Bukit Kelam. Patahan bukit yang berbentuk panjang yang digunakan Bujang Beji untuk mencongkelnya menjelma menjadi Bukit Liut. Adapun bukit yang menjadi tempat pelampiasan Bujang Beji saat menginjak duri beracun, diberi nama Bukit Rentap. 

Legenda Bukit Kelam

Demikian cerita Legenda Bukit Kelam dari daerah Kalimantan Barat, Indonesia. Cerita di atas termasuk dalam cerita teladan yang mengandung pesan-pesan moral. Sedikitnya ada dua pesan moral yang dapat dipetik dari cerita di atas, yaitu akibat yang ditimbulkan dari sikap iri hati dan tamak, dan keutamaan sifat suka bermusyawarah untuk mufakat. Sifat iri hati dan tamak tercermin pada sifat dan perilaku Bujang Beji yang hendak menguasai ikan milik Temenggung Marubai yang ada di Sungai Melawi. Dari sini dapat diambil sebuah pelajaran, bahwa sifat tamak dan
serakah dapat menyebabkan seseorang menjadi iri dan dengki. Sifat ini tidak patut dijadikan sebagai suri teladan dalam kehidupan sehari-hari. Dikatakan dalam tunjuk ajar Melayu:

kalau orang tak tahu diri, 
seumur hidup iri mengiri
apa tanda orang serakah,
berebut harta terbuan tuah

Sementara sifat suka bermusyawarah untuk mufakat terlihat pada perilaku kawanan sampok dan beruang yang berusaha untuk menggagalkan rencana jelek Bujang Beji yang hendak membinasakan dewi-dewi di kayangan. Menurut Tenas Effendy melalui musyawarah dan mufakat, tunjuk ajar dapat dikembangkan dengan pikiran, ide, atau gagasan yang dapat disalurkan. Dalam ungkapan Melayu dikatakan:

di dalam musyawarah,
buruk baiknya akan terdedah
di dalam mufakat,
berat ringan sama diangkat

Pantai Koka Pantai Eksotis di Dataran Flores

Pantai Koka Pantai Eksotis di Dataran FloresPantai Koka Pantai Eksotis di Dataran Flores - Untuk masalah pantai Indonesia tidak kekurangan dalam hal pariwisata pantai yang indah. Karena indonesia adalah negara kepulauan jadi banyak pantai yang banyak. Daratan Flores menyimpan banyak keindahan pemandangan alam eksotis, meskipun belum sepopuler pantai-pantai di Bali atau Lombok. Salah satu pantai indah namun belum banyak didatangi adalah Pantai Koka, yang terletak 48 km dari kota Maumere, Kabuparen Sikka, Flores.

Untuk menuju area yang dijuluki 'The Dream Beach' nya kota Maumere ini memang tidak mudah, karena jalan masuknya kurang terlihat dan papan penunjuk arahnya pun tidak terlalu jelas. Namun untuk ke sana, Anda bisa meminta bantuan penduduk setempat.

Seperti dikutip dari detiktravel, untuk bisa menikmati keindahan eksotis Pantai Koka, Anda harus menyusuri jalan yang berkelok-kelok menuju arah Ende. Perjalanan biasanya memakan waktu selama satu jam hingga akhirnya tiba di Kecamatan Paga, yang merupakan lokasi pantai ini. Oh ya, sebelum memasuki Kecamatan Paga, Anda bisa menikmati ikan asap yang dijual di sepanjang jalannya. Untuk tiga ekor ikan asap berukuran besar, Anda cukup merogoh kocek Rp 20 ribu saja.

Setelah memasuki Kecamatan Paga, dengan mengikuti penunjuk jalan, Anda bisa sampai ke pantai ini dalam beberapa menit dan melihat pemandangan yang sangat indah dan menawan. Dari jalan utama, Anda harus menelusuri jalan kecil selama lebih kurang 15 menit. Karena jalan yang cukup kecil dan kondisinya kurang bagus, sebaiknya Anda berjalan kaki atau naik sepeda motor untuk sampai ke sana. Saat mencari lokasi pantai, Anda harus memperhatikan penunjuk jalan dengan seksama. Karena ukurannya sangat kecil dan tertutup semak-semak.

Namun usaha Anda menyusuri jalan kecil dan berkelok-kelok akan terbayar dengan pemandangan hamparan pasir pantai putih bersih dan birunya laut yang menyejukkan. Daya tarik dari pantai ini adalah airnya yang berwarna biru jernih karena belum terjamah tangan-tangan jahil.

Satu lagi yang menjadi ciri khas pantai ini adalah ombaknya yang besar. Terpaan ombak sangat kuat, dan tinggi ombak terkadang bisa mencapai 1,5 meter. Bagi Anda yang hobi surfing, sepertinya bisa menjadi lokasi yang tepat. Namun patut diwaspadai kekuatan ombaknya, karena deburannya bisa cukup keras.

Menikmati keindahan alam Pantai Koka seperti tiada habisnya, sayangnya potensi wisata yang satu ini belum dimanfaatkan secara optimal. Kurangnya promosi wisata dan fasilitas mungkin menjadi salah satu penyebabnya. Padahal, jika diolah lebih baik lagi, Pantai Koka bisa menjadi destinasi wisata yang tak kalah menarik dari lokasi wisata yang sudah dikenal lebih dulu.

Indahnya Pariwisata Gunung Bromo dan Adat Istiadatnya

Indahnya Pariwisata Gunung Bromo dan Adat IstiadatnyaTaman Nasional Bromo Tengger Semeru memiliki tipe ekosistem sub-montana, montana dan sub-alphin dengan pohon-pohon yang besar dan berusia ratusan tahun.

Beberapa jenis tumbuhan yang terdapat di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru antara lain jamuju (Dacrycarpus imbricatus), cemara gunung (Casuarina sp.), eidelweis (Anaphalis javanica), berbagai jenis anggrek dan jenis rumput langka (Styphelia pungieus).

Terdapat sekitar 137 jenis burung, 22 jenis mamalia dan 4 jenis reptilia di taman nasional ini

Satwa langka dan dilindungi yang terdapat di taman nasional ini antara lain luwak (Pardofelis marmorata), rusa (Cervus timorensis ), kera ekor panjang (Macaca fascicularis), kijang (Muntiacus muntjak ), ayam hutan merah (Gallus gallus), macan tutul (Panthera pardus ), ajag (Cuon alpinus ); dan berbagai jenis burung seperti alap-alap burung (Accipiter virgatus ), rangkong (Buceros rhinoceros silvestris), elang ular bido (Spilornis cheela bido), srigunting hitam (Dicrurus macrocercus), elang bondol (Haliastur indus), dan belibis yang hidup di Ranu Pani, Ranu Regulo, dan Ranu Kumbolo.


Taman Nasional Bromo Tengger Semeru
merupakan satu-satunya kawasan konservasi di Indonesia yang memiliki keunikan berupa laut pasir seluas 5.250 hektar, yang berada pada ketinggian ± 2.100 meter dari permukaan laut.

Di laut pasir ditemukan tujuh buah pusat letusan dalam dua jalur yang silang-menyilang yaitu dari timur-barat dan timur laut-barat daya. Dari timur laut-barat daya inilah muncul Gunung Bromo yang termasuk gunung api aktif yang sewaktu-waktu dapat mengeluarkan asap letusan dan mengancam kehidupan manusia di sekitarnya (± 3.500 jiwa).

Gunung Bromo mempunyai sebuah kawah dengan garis tengah ± 800 meter (utara-selatan) dan ± 600 meter (timur-barat). Sedangkan daerah bahayanya berupa lingkaran dengan jari-jari 4 km dari pusat kawah Bromo.

Suku Tengger yang berada di sekitar taman nasional merupakan suku asli yang beragama Hindu. Menurut legenda, asal-usul suku tersebut dari Kerajaan Majapahit yang mengasingkan diri. Uniknya, melihat penduduk di sekitar (Su-ku Tengger) tampak tidak ada rasa ketakutan walaupun menge-tahui Gunung Bromo itu berbaha-ya, termasuk juga wisatawan yang banyak mengunjungi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru pada saat Upacara Kasodo.


         
Letupan volkanik di puncak Gunung Semeru


Indahnya Pariwisata Gunung Bromo dan Adat Istiadatnya



Upacara Kasodo diselenggarakan setiap tahun (Desember/Januari) pada bulan purnama. Melalui upacara tersebut, masyarakat Suku Tengger memohon panen yang berlimpah atau meminta tolak bala dan kesembuhan atas berbagai penyakit, yaitu dengan cara mempersembahkan sesaji dengan melemparkannya ke kawah Gunung Bromo, sementara masyarakat Tengger lainnya harus menuruni tebing kawah dan meraih untuk menangkap sesaji yang dilemparkan ke dalam kawah, sebagai perlambang berkah dari Yang Maha Kuasa.

Perebutan sesaji tersebut merupakan atraksi yang sangat menarik dan menantang sekaligus mengerikan. Sebab tidak jarang diantara mereka jatuh ke dalam kawah.

Beberapa lokasi/obyek yang menarik untuk dikunjungi:
Cemorolawang. Salah satu pintu masuk menuju taman nasional yang banyak dikunjungi untuk melihat dari kejauhan hamparan laut pasir dan kawah Bromo, dan berkemah.
Laut Pasir Tengger dan Gunung Bromo. Berkuda dan mendaki gunung Bromo melalui tangga dan melihat matahari terbit.

Indahnya Pariwisata Gunung Bromo dan Adat Istiadatnya


Pananjakan. Melihat panorama alam gunung Bromo, gunung Batok dan gunung Semeru.
Ranu Pani, Ranu Regulo, Ranu Kumbolo dan Puncak Gunung Semeru. Danau-danau yang sangat dingin dan selalu berkabut (± 2.200 m. dpl) sering digunakan sebagai tempat transit pendaki Gunung Semeru (3.676 m. dpl).
Ranu Darungan. Berkemah, pengamatan satwa/ tumbuhan dan panorama alam yang menawan.

Musim kunjungan terbaik: bulan Juni s/d Oktober dan bulan Desember s/d Januari.
Cara pencapaian lokasi: Pasuruan-Warung Dowo-Tosari-Wonokitri-Gunung Bromo menggunakan mobil dengan jarak 71 km, Malang-Tumpang-Gubuk Klakah-Jemplang-Gunung Bromo menggunakan mobil dengan jarak 53 km, dan Jemplang-Ranu Pani-Ranu Kumbolo, 16 km. Atau dari Malang-Purwodadi-Nongkojajar-Tosari-Wonokitri-Penanjakan sekitar 83 km. Dari Malang ke Ranu Pani menggunakan mobil sekitar 70 menit, yang dilanjutkan berjalan kaki ke Puncak Semeru sekitar 13 jam.
Mobil EsemkaSpesifikasi dan Harga Suzuki NexUang Baru 2011Brazilian Jiu JitsuTaman Laut Terbesar di IndonesiaJam kenangan kenangan dari Jerman untuk BukittinggiRelief Misterius di Kaki BorobudurLegenda Bukit Kelam " Batu Terbesar di Dunia ada di Indonesia "Pantai Koka Pantai Eksotis di Dataran FloresIndahnya Pariwisata Gunung Bromo dan Adat Istiadatnya

Report "Si DUDUT"

Are you sure you want to report this post for ?

Cancel
×